أَلسَّلَمُ عَلَيْكُمْ

"SELAMAT DATANG DI GELORA UMAT NEWS"

Hari Santri 2025: Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.



.Peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025, menjadi momentum bagi kita semua untuk meneguhkan peran santri sebagai pilar bangsa. Dengan semangat keikhlasan dan perjuangan, kita kawal Indonesia Merdeka dan kibarkan panji peradaban Islam di kancah global.

Selamat Hari Santri!

*Pesaantren: Lumbung Kader dan Agen Perubahan Bangsa*


Pesantren sebagai Lumbung Agen Perubahan. Pesantren merupakan tempat kaderisasi anak bangsa yang tidak hanya mencetak generasi berilmu dan berakhlak, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu mengubah keadaan bangsa yang kacau menjadi aman, tenteram, dan bermartabat. 

Semua itu berlandaskan pada nilai-nilai syariat Allah dan sunnah Rasul-Nya, demi terwujudnya masyarakat yang adil, beradab, dan diridhai oleh Allah Ta’ala.

_KH. Mochammad Achwan (Amir Jamaah Ansharu Syariah)_
.
بَارَكَ اللهُ فِيْك

*Santri: Agent of Change Sejati, Penjaga Iman dan Negeri*


Mahasiswa memang Agent of Change, namun jauh sebelum itu ada barisan Santri dengan Kyai nya yang lebih dulu menjadi Agent of Change, bahkan mengorbankan nyawanya untuk perubahan menuju kemerdekaan Indonesia.

KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim Asy'ari, Jendral Sudirman, Pangeran Diponegoro adalah beberapa Santri dan Kyai yang berjuang dengan tulus untuk membangun Bangsa.

Hingga kini perjuangan mereka masih dilanjutkan oleh para Santri dan kyai melalui Pendidikan di Pesantren. Pesantren adalah tempat mencetak Agent of Change yang sesunguhnya, mencetak generasi beradab yang tulus mencintai Negeri Indonesia.

Jangan pisahkan Pesantren, Kyai dan Santri dengan pembangunan Negeri. Sesungguhnya Negeri ini berdiri diatas darah para Kyai dan Santri.

Selamat Hari Santri Nasional. Lanjutkan semangat perjuangan para Santri terdahulu hingga Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

_Ustadz Agil Firmansyah, S.Pd. (Amir Jamaah Ansharu Syariah Wilayah Jawa Tengah)_
.
بَارَكَ اللهُ فِيْك

*Santri, Pewaris Perjuangan Ulama dan Penjaga Negeri*


Di tengah berbagai stigma yang berhembus, pesantren tetap menjadi benteng moral bangsa. Dari sinilah lahir generasi yang cerdas dalam ilmu, kuat dalam iman, dan mulia dalam akhlak. Santri bukan sekadar penghuni pesantren, tetapi penjaga nilai, pembawa cahaya, dan penerus perjuangan ulama.

Wahai santri, semangatmu adalah api yang tak pernah padam. Kesederhanaanmu kekuatan, ilmumu senjata, dan adabmu mahkota. Teruslah belajar dan berjuang dengan ketulusan, karena setiap sujudmu bukan tanda menyerah, melainkan permohonan kekuatan kepada Allah untuk melanjutkan perjuangan besar itu.

Semoga dari rahim pesantren, lahir generasi yang menjadikan Indonesia negeri yang berizzah, serta negeri yang Baldatun Tayyibatun wa Rabbun Ghafūr.

_Ustadz Abu Latif (Qoid Katibah Dakwah Jamaah Ansharu Syariah Wilayah Jakarta)_
.

بَارَكَ اللهُ فِيْك

*Santri dan Warisan Keikhlasan Para Kiai*


Keikhlasan para santri diwariskan oleh leluhur mereka, para kiai. Ada pengakuan atau tidak, santri akan tetap berkarya untuk negeri dan bangsa, demi izzul Islam wal muslimin.

Wahai para santri, jangan berhenti berkarya hanya karena telah ada pengakuan Hari Santri, karena sejatinya yang sedang kita bangun adalah negeri akhirat di bawah ridha Allah Ta'ala.

Teruslah berkarya dengan ikhlas hingga karyamu mendunia. Sebab, masa depanmu ditentukan oleh karya yang engkau hasilkan hari ini.

_Ustadz Yahya Zakaria, MA (Amir Jamaah Ansharu Syariah Wilayah Jawa Barat)_
.
بَارَكَ اللهُ فِيْك

*Santri: Jalan Pengabdian dan Pilar Peradaban Dunia*

Hari Santri merupakan momentum berharga untuk meneguhkan semangat dan membentuk generasi berkarakter pejuang Islam, generasi yang berilmu, militan dalam dakwah, mandiri dalam perjuangan, serta berakhlakul karimah dalam setiap langkah kehidupan.

Santri bukan sekadar gelar, tetapi jalan pengabdian kepada Allah dan umat. Jadilah santri hingga akhir hayat, karena dari santrilah lahir keberkahan hidup dan kekuatan peradaban. 

Selamat Hari Santri Nasional 2025. Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.

_Ustadz Ahmad Ibnu Khaldun (Qoid Sariyah Tarbiyah Jamaah Ansharu Syariah Markaziyah)_

بَارَكَ اللهُ فِيْك


*Santri Berkhidmat untuk Negeri Menuju Ridha Ilahi*


Santri adalah aset terbaik bagi orang tua, keluarga, maupun negara. Mereka ditempa di pondok pesantren dengan penuh kesungguhan agar menjadi teladan bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Santri dibina mulai dari adab, akhlak yang baik, hingga kemampuan bersosial dengan masyarakat secara santun dan beretika.

Dalam kesehariannya, santri selalu mengutamakan sikap dan perilaku yang berorientasi pada kehidupan akhirat. Hal ini menjadikan santri lebih berhati-hati dalam menjaga diri agar tidak terjerumus pada perbuatan yang syubhat, apalagi yang batil atau haram.

Spiritualitas yang tinggi membuat santri senantiasa merasa diawasi oleh Sang Pencipta. Segala amal dan perilakunya semata-mata dilakukan karena Allah, oleh Allah, dan akan kembali kepada Allah Ta’ala.

Kita, keluarga, masyarakat, dan negara sangat membutuhkan santri dalam membangun bangsa menuju keridhaan Allah Ta’ala.

_Ustadz Hilman Ashsyidiq (Divisi Komunikasi Sariyah Hisbah Jamaah Ansharu Syariah Markaaziyah)_
.
بَارَكَ اللهُ فِيْك

*Santri Penjaga Al-Qur’an, Pejuang Peradaban*


“Apalah arti sebuah *Santri Penjaga Al-Qur’an, Pejuang Peradaban*
.
“Apalah arti sebuah tim sepak bola tanpa kiper, ketika striker sibuk menyerang, tapi tak ada yang menjaga gawangnya.

Begitu pula santri, jangan hanya puas menjadi penghafal Al-Qur’an, tapi jadilah penjaga dan pejuangnya.

Pelihara Al-Qur’an dalam hatimu, dan perjuangkan ia dalam kehidupanmu.”

✨ Selamat Hari Santri Nasional 2025 ❤️
Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia

_Ustadz Lutfi Miftah (Qoid Hisbah Jamaah Ansharu Syariah Markaziyah)_

بَارَكَ اللهُ فِيْك

Editor : Sayiaf
Share on Google Plus

About Sahabat Almahdi Media

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar

Relawan Ansharu Syariah Pantura Bantu Warga Bersihkan Puing Bangunan Ambruk Akibat Hujan Badai

MAJALENGKA Relawan Ansharu Syariah Pantura , bantu salahsatu warga Desa Burujul kulon membersihkan puing2 reruntuhan, salahsatu warga yg k...